Apa Itu Presbikusis pada Usia Lanjut ?

Apa Itu Presbikusis pada Usia Lanjut ? - Presbikus merupakan istilah medis gangguan pendengaran yang terjadi pada usia lanjut. Lebih kurang 40% dari populasi usia lanjut mengalami presbikusis, dari yang ringan sampai yang berat. Gangguan pendengaran yang terjadi dapat dipantau dengan audiometer. Laki-laki umumnya lebih sering menderita presbikusis dari pada perempuan.

Presbikusis biasanya simetri, bilateral, pada frekuensi tinggi serta bersifat sensori-neural. Istilah sensori-neural untuk menggambarkan bahwa gangguan ini bersifat sensoris ( cochlear ) dan neural ( nervus auditori ), bukan gangguan pendengaran konduktif ( akibat gangguan telinga luar dan tengah ).

Presbikusis merupakan hasil interaksi antara faktor genetik individu dengan faktor eksternal seperti pajanan suara berisik terus-menerus, obat ototoksik, penyakit sistemik serta arteriosklerosis vertebrobasiler.
Sesuai dengan sifatnya, presbikusis dianggap sebagai akibat proses degeneratif pada satu atau beberapa bagian cochlea ( stria vaskularis, sel rambut, membran basilaris ) maupun serabut saraf auditori.

Gangguan diskriminasi suara yang terjadi dapat berupa kesulitan identifikasi/persepsi konsonan, kesulitan persepsi kalimat dalam pembicaraan atau kesulitan dalam identifikasi kata yang diucapkan lawan bicara. Oleh karena itu alat bantu dengan tidak selalu dapat memberikan hasil yang optimal ( jangan memberikan harapan yang terlalu besar ).

Alat bantu degar dapat membantu komunikasi hingga taraf tertentu. Dalam percakapan, harus dibedakan kemampuan identifikasi kata ( tes auditori perifer ) dari kemampuan identifikasi kalimat ( tes auditori sentra ). Pada presbikusis perifer alat bantu dengar masih cukup bermanfaat kecuali untuk identifikasi konsonan. Untuk meningkatkan kemampuan tersebut biasanya intensitas suara alat bantu dengar harus ditingkatkan, namun sayangnya hal ini menimbulkan perasaan tak nyaman di telinga sebelum suara konsonan terdengar lebih jelas. Itu sebabnya pula sebaiknya menghindari berbicara terlalu keras ( berteriak ) pada orang yang memakai alat bantu dengar.

Presbikusis sentral mengakibatkan gangguan identifikasi konsonan, kata maupun kalimat, sehingga manfaat alat bantu dengar amat minimal. Percakapan dengan mereka harus lebih sedikit lambat, namun jangan terlalu lambat sehingga kehilangan irama atau intonasi.

No comments:

Post a Comment