Mengenal Penyakit Keganasan - Kanker Lambung

Kanker Lambung biasanya terjadi pada individu yang berusia diatas 40 tahun dan kadang terjadi pula pada individu yang lebih muda. Kebanyakan kanker lambung terjadi pada kurvatura ninor atau antrum dari lambung dan merupakan kanker adenokarsinoma. Insiden kanker lambung lebih banyak terjadi di Jepang. Diit tampaknya menjadi yang signifikan, mis, banyak makan makanan yang diasap dan sedikit mengomsumsi buah dan sayur.

Faktor-faktor lainnya yang berhubungan dengan insiden kanker lambung termasuk inflamasi kronis lambung, anemia pernisiosa, akhlorhidria, ulkus gastrikum, bakteria helicobacter pylori, dan hereditas. Prognosisnya buruk, karena sebagian penderita telah mengalami metastasis saat diagnosa ditegakkan.

Manifestasi Klinis

Gejala-gejala awal sering kali indefinitif, karena kebanyakan tumor mulai pada kurvatura minor tempat dimana tumor ini hanya menyebabkan gangguan kecil pada fungsi lambung.
  • Tahap awal : gejala-gejala dapat saja tidak terlihat; mungkin menyerupai gejala-gejala pada pasien dengan ulkus jinak, mis; nyeri yang akan hilang dengan pemberian antasida.
  • Gejala-gejala dari penyakit progresif : tidak dapat mencerna, anoreksia, dispepsia, penurunan berat badan, nyeri abdomen ( biasanya merupakan gejala akhir ), konstipasi, anemia, dan mual serta muntah.

 

Evaluasi Diagnostik

  • Sinar-X pada GI bagian atas dengan barium.
  • Endoskopi untuk biopsi dan pembilasan sitologi.
  • Pemindai CT, pemindai tulang, dan pemindai hepar karena metastasis seringkali terjadi sebelum tanda-tanda peringatan.
  • Pemeriksaan Sinar-X lengkap dari saluran pencernaan jika terjadi dispepsia lebih dari 4 minggu pada semua individu yang berusia diatas 40 tahun.

 

Penatalaksanaan

Tidak terdapat pengobatan yang berhasil dari karsinoma lambung kecuali dilakukan pengangkatan tumor. Jika tumor masih dapat diangkat sementara masih dapat mempertahankan lambung, maka pasien dapat disembuhkan.
  • Paliasi efektif ( untuk mencegah gejala-gejala seperti obstruksi ) dengan melakukan reseksi tumor; gastrektomi subtotal radikal; gastrektomi total.
  • Kemoterapi untuk mengontrol penyakit lebih lanjut atau paliasi jika tindakan pembedahan tidak memberikan kesembuhan.
  • Terapi radiasi mungkin saja dilakukan untuk paliasi.

No comments:

Post a Comment