Cara Mengobati Penyakit Tifoid Pada Anak

RAGAM INFO KESEHATAN - Demam tifoid merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh bakteri Salmonella Thyphi. Bakteri ini biasa hidup di lingkungan kumuh, pada makanan dan minuman yang tidak higienis.

Masa inkubasi bakteri ini sangat cepat yaitu 24-72 jam. Pada waktu tersebut bakteri belum menimbulkan gejala, tetapi bakteri ini telah mencapai organ-organ hati, kandung empedu, limpa, sumsum tulang, dan ginjal. Setelah 3-60 hari, bakteri telah menyebar dan berkembang biak. Setelah organ tubuh menstimulasi sel darah putih untuk mengeluarkan zat interleukin, zat inilah yang menyebabkan terjadinya gejala umum.

Gejala Penyakit Tifoid :

Demam lebih dari satu minggu
Siang hari biasanya anak terlihat segar, tetapi pada malam harinya terjadi demam tinggi.

Mencret
Bakteri salmonella thyphi juga menyerang saluran pencernaan.

Mual Berat
Bakteri Salmonella Thypi banyak terdapat di organ hati, saluran pencernaan, dan getah bening sehingga menyebabkan rasa mual.

Muntah
Rasa mual menyebabkan makanan tidak dapat ditelan secara sempurna. Oleh karena itu, penderita sebaiknya mengkomsumsi makanan yang mudah di cerna. Selain itu, penderita juga harus menghindari makanan pedas dan mengandung soda.

Lidah Tampak Kotor
Lidah tampak berwarna putih dan pinggir lidah berwarna merah. Keadaan ini menyebabkan lidah anak terasa pahit sehingga anak cenderung ingin makan makanan pedas dan asam.

Tidur pasif
Penderita merasa lebih nyaman jika berbaring atau susah tidur. Saat tidur, penderita akan tampak pasif ( tidak banyak bergerak ) dan wajahnya tampak pucat.

Pengobatan

  • Pengobatan demam tifoid bertujuan untuk menghentikan invasi bakteri, memperpendek jalannya penyakit, mencegah komplikasi, dan mencegah agar tidak kambuh kembali. Akan tetapi diagnosa demam tifoid pada anak-anak sulit dilakukan karena anak tidak bisa mengungkapkan keluhannya. Dia hanya bisa menangis atau rewel. Oleh karena itu, pemeriksaan laboratorium sangat di perlukan.
  • Apabila demam tifoid yang diderita anak masih tergolong ringan, dokter akan menyarankan banyak istirahat, banyak minum, dan menghabiskan antibiotik yang diberikan dokter. Sementara itu, untuk tifoid yang sudah berat, penderita harus menjalani perawatan di rumah sakit. Selama 5-7 hari anak harus berbaring.
  • Perlu Anda tahu, demam tifoid ini tidak boleh dianggap remeh karena penyakit ini bisa kambuh kembali bila tidak diobati secara toral. Jadi pengobatan dilakukan hingga bakteri mati agar bakteri tidak lagi berkembang biak.

Pencegahan

Pencegahan penyakit tifoid dapat dilakukan sebagai berikut.
  • Senantiasa mengomsumsi air minum yang higienis. Seperti air dari sumur atau produk minuman yang terjamin. Air yang dikomsumsi harus di masak terlebih dahulu hingga mendidih ( 100 o C ).
  • Tidak BAB sembarangan agar tidak mengundang lalat yang akan membawa bakteri salmonella thyphi.
  • Membasmi lalat di rumah hingga tuntas agar makanan tidak dihinggapi lalat pembawa bakteri penyebab tifoid.
  • Vaksinasi typhim.

No comments:

Post a Comment