Bayi Muntah - Kemungkinan Gejala Penyakit yang Serius ?

Bayi Muntah - Kemungkinan Gejala Penyakit yang Serius ? Muntah yang terjadi pada bayi, tidak selalu merupakan gejala adanya kelainan atau penyakit pada tubuhnya.Bahkan muntah merupakan kejadian yang nyaris dialami oleh bayi pada tahun pertama kehidupannya.


Ada sebagian orang tua yang bingung sewaktu menyaksikan bayinya munta.Namun tidak jarang yang menganggap biasa atau sepele, sehingga hampir tanpa pertolongan khusus."Paling-paling karena kebanyakan minum " Kata-kata ini seringkali diucapkan oleh para ibu.

Memang kebanyakan bayi muntah bukan merupakan kejadian yang serius, namun seyogyanya perlu diwaspadai.Sebab ada beberapa penyakit dan gangguan pada tubuh bayi yang ditandai dengan muntah dengan karakterisitik tertentu, maka perlu diwaspadai.

Minum Terlalu Cepat

Sebagian bayi cenderung dengan kuat dan cepat mengisap puting susu ibu ataupun dot yang disodorkan kepadanya.Akibatnya, dalam waktu beberapa menit saja perutnya terisi penuh.Bila hal ini tidak segera dihentikan, bayi akan muntah.Jika bayi Anda termasuk golongan ini, ada cara minum untuk mencegah supaya tidak muntah, sebaiknya pemberian susu dihentikan dan setelah beberapa saat dilanjutkan lagi.

Hal lain yang harus Anda perhatikan yaitu bila susu bayi diberikan di dalam botol, periksalah apakah lubang dotnya tidak terlalu besar.caranya dengan membalikkan botol yang berisi susu tersebut.Jika susu didalam botol menetes keluar perlahan-lahan berarti lubang dot sudah memenuhi syarat.Tetapi jika susu mengalir terlalu cepat, berarti lubang dot terlalu besar.

Kadang-kadang sebelum diberikan susu atau sebelum bayi mulai minum, perutnya sudah penuh dengan udara, sehingga ia menolak mengisap puting atau dot botol yang diberikan.Biasanya karena bayi telah mengisap udara ketika minum susu.Jika bayi tidak segera bersendawa, biasanya akan muntah.Karena itulah selalu dianjurkan untuk meletakkan bayi pada posisi tegak sambil menepuk-nepuk ringan punggungnya.

Kemungkinan lain bayi muntah yang masih  dalam batas normal, yakni terlalu banyak menelan makanan dan minuman.Biasanya bayi bisa menentukan sendiri kapan dia merasa kenyang.Jika suatu kali dia tidak mau menghabiskan susu botolnya, biarkanlah.Seandainya dipaksa untuk menghabiskan, biasanya dia akan memuntahkan kembali.

Kemungkina Gejala Penyakit

Disamping muntah seprti disebutkan diatas, ada kemungkinan bayi muntah karena mengidap penyakit atau gangguan yang lebih serius.

Ada sebagian bayi yang tidak tahan terhadap susu kaleng jenis tertentu.Hal ini biasanya disebabkan oleh ketidakmampuan alat pencernaan bayi untuk mencernakan salah satu zat yang ada didalam susu tersebut yang biasanya berasa manis.Itulah sebabnya dia sering muntah.Seperti diketahui zat tersebut adalah hidrat arang dan putih telur.dalam hal ini saluran pencernaan bayi tidak mampu menghancurkannya.Dianjurkan untuk berkonsultasi dokter, agar dapat diganti susu yang lebih sesuai.

Adakalanya bayi muntah seperti air mancur dan keluar dalam jumlah banyak, biasanya disebut " muntah proyektil " atau " muntah eskplosif " Muntah seperti ini terjadi akibat adanya penyempitan paa saluran antara lambung dan usus dua belas jari, atau adanya sumbatan pada bagian lain dalam saluran pencernaan.dalam keadaan demikian " muntah proyektil " terjadi terus menerus dan muntahannya berwarna hijau karena bercampur dengan kotoran.

tanda-tanda lain yang menyebabkan Anda perlu waspada adalah jika perut bayi terlihat kembung.Muntah proyektil yang paling berbahaya adalah bila terjadi pada hari-hari pertama kehidupan bayi.Adakalanya muntah terjadi setelah diberi minum, yang kadang-kadang disertai dengan batuk-batuk dan sesak nafas.bahkan kulit bayi berubah menjadi warna kebiruan.Tindakan cepat oleh dokter, biasanya dengan melakukan operasi kecil, dapat menolong.

Sampai enam bulan pertama, ketika bayi masih diberi makan da;am jumlah sedikit, muntah seprti ini jarang terjadi.hal ini disebabkan saluran pencernaan bayi masih sanggup mencernakan makanan tersebut.Tetapi semakin bertambah usia, makanan yang dikomsumsinya pun bertambah banyak.Dalam keadaan inilah " muntah eksplosif " sering terjadi.untuk itu sangat disarankan selalu berkonsultasi dengan dokter.

No comments:

Post a Comment