Apa Itu Osteomielitis ? Read More

Apa Itu Osteomielitis ? Read More - Osteomielitis adalah suatu bentuk infeksi tulang. Infeksi ini lebih sulit untuk sembuh karena keterbatasan suplai darah, respons inflamasi jaringan, dan peningkatan tekanan jaringan, dan pembentukan involukrum. Infeksi dapat menjadi masalah kronis yang mempengaruhi kualitas hidup dan kehilangan ekstremitas. Infeksi mungkin merupakan akibat dari penyebaran hematogen ( melalui darah ) dari tempat infeksi lain. Staphylococcus aureus menyebabkan 70-80% infeksi tulang. Organisme pathogen lain yang sering ditemukan termasuk proteus, pseudomonas, dan Eschercia Coli.

Pasien yang berisiko termasuk pasien dengan nutrisi buruk, lansia, obesitas, dan pasien diabetic. Selain itu, pasien yang pernah menjalani terapi kortikosteroid jangka panjang, bedah sendi, sepsis bersamaan, bedah ortopedik rentan. Kondisi dapat dicegah dengan pengobatan dan penatalaksanaan cepat infeksi jaringan lunak dan fokal.

Tanda dan gejala klinis Osteomielitis


Infeksi Hematogen :


  • Awitan mendadak, terjadi dengan manifestasi klinis septicemia.
  • Menggigil, demam tinggi, nadi cepat, dan malaise umum.
  • Ekstremitas menjadi sangat sakit, bengkak, dan nyeri tekan.
  • Pasien mungkin menggambarkan nyeri berdenyut yang konstan yang menguat dengan gerakan ( akibat tekanan pus yang tertumpuk ).


Infeksi berbatasan atau Kontaminasi Langsung


  • Tidak terdapat gejala septicemia
  • Area tampak hangat, bengkak, sangat nyeri, dan nyeri tekan saat disentuh.

 

Osteomyelitis Kronis

Sinus secara terus menerus mengalir atau kekambuhan periode nyeri, inflamasi, bengkak, dan drainase.

Evaluasi Diagnostik

  • Ronsen dini menunjukkan hanya jaringan lunak yang mengalami pembengkakan.
  • Pada sekitar 2 minggu, terjadi dekalsifikasi takteratur, peningkatan perosteum, dan pembentukan
  • tulang.
  • Pemeriksaan dan kultur darah.
  • Osteomielitis kronis; ronsen tulang menunjukkan rongga besar tak teratur, kenaikan periosteum, sequestrate, atau pembentukan tulang padat.

Penatalaksanaan

  • Sasaran awal adalah untuk mengontrol dan memusnahkan proses infeksi
  • Imobilisasi area yang sakit : lakukan rendam salin normal hangat selama 20 menit beberapa kali sehari.
  • Kultur darah : dilakukan smear cairan abses untuk mengidentifikasi organisme dan memilih antibiotika
  • Terapi antibiotika intravena sepanjang waktu.
  • Berikan antibiotic per-oral jika infeksi tampak dapat dapat terkontrol; teruskan selama 3 bulan.
  • Bedah debridemen tulang jika tidak berespons terhadap antibiotika tambahan.