Tanda dan Gejala Sariawan Pada Bayi dan Anak

Kenali Tanda dan Gejala Sariawan Pada Bayi dan Anak - Sariawan merupakan gangguan di rongga mulut, berupa bercak putih kekuningan dengan permukaan agak cekung.Bercak ini bisa tunggal, bisa pula berkelompok.Daerah yang sering diserang sariawan antara lain selaput lendir pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, serta langit-langit mulut.

Apa gejala yang mungkin muncul pada penderita sariawan ? Biasanya sariawan ditandai dengan gejala-gejala sebagai berikut :
  • Rasa sakit atau nyeri yang hebat seperti sensasi terbakar.
  • Membuat sulit menelan atau mengunyah makanan.
  • Terkadang disertai demam.
Gangguan ini bisa menyerang siapa saja, termasuk bayi usia 6-24 bulan.walaupun tidak tergolong berbahaya, sariawan sangatlah mengganggu.Kekurangan vitamin C bisa mengakibatkan jaringan lunak ( seperti dalam rongga mulut ) dan jaringan penghubung antara daging dan gigi jadi mudah robek.Akibatnya, timbul sariawan.

Hingga saat ini belum diketahui penyebab utama sariawan.Akan tetapi diduga sariawan dipicu oleh beberapa sebab berikut :

Makanan atau Minuman Pedas

Mulut balita belum sekuat orang dewasa.Jadi, hati-hati  saat membuat makanan atau minuman buat si kecil.Periksa keadaan suhunya, masih panas atau sudah cukup hangat untuk diterima mulut si kecil.Ada anggapan bahwa susu yang memancar terlalu kencang dari botol bisa memicu terjadinya sariawan.Anggapan ini ternyata tidak tepat, kecuali jika susu tersebut bersuhu tinggi.Jadi, penyebabnya bukan kekuatan pancarannya tetapi karena suhu yang panas.

Traumatik

Traumatik yaitu mulut bayi terluka oleh karena sesuatu, karena gusinya tergigit atau terkena gesekan dot yang terlalu keras.Luka pada gusi bayi bisa berkaitan dengan ketidaknyamanan bayi akibat giginya yang baru tumbuh.Hal ini dapat diantisipasi dengan memberikan teether ( mainan khusus untuk digigit-gigit ) sehingga rasa tidak nyamannya dapat berkurang.Gesekan dot yang berkontur agak kasar dan terbuat dari karet yang keras juga memungkinkan timbulnya sariawan.jadi, sebaiknya gunakan dot yang dibuat dari bahan yang lunak dan lentur, misalnya dari silikon.

Zat Kimia
  • Pemakaian obat-obatan yang terlalu lama bisa memicu munculnya sariawan.Misalnya pada bayi yang harus mengongsumsi obat untuk menyembuhkan flek pada paru-parunya.Zat kimia yang dikandung dalam obat bersifat asam.Apabila tersisa dimulut bisa memicu sariawan karena proses pengasaman akan mengundang bakteri.Untuk itu, sebaiknya setelah meminumkan obat, bayi diberi air putih sehingga sisa-sisa obat tidak menempel di gusi maupun dinding mulut.
  • Kekurangan vitamin B dan C serta zat besi
  • Menurunnya kekebalan tubuh.Contohnya setelah sakit berat atau stres yang berkepanjangan.
  • Adanya infeksi mikroorganisme.Biasanya disebabkan oleh infeksi bakteri atau jamur.
Penanganan

Ada beberapa penanganan yang dapat dilakukan pada penderita sariawan, diantaranya sebagai berikut :
  • keluhan sariawan dapat diredakan dengan berbagai macam obat, baik yang berbentuk sediaan salep, obat tetes, atau obat kumur.Untuk obat kumur, sebaiknya hindari penggunaan obat kumur yang mengandung alkohol.Ada pula beberapa pasta gigi yang dapat mengurangi terjadinya sariawan.
  • Pada kasus yang parah, barulah diperlukan antibiotika dan penurun panas ( bila disertai demam ).Biasanya sariawan sembuh dengan sendirinya dalam waktu 4 hari.
  • Segera ke Puskesmas apabila sariawan sudah diobati tetapi tidak segera sembuh.

No comments:

Post a Comment